Software Engineering digunakan oleh Software Engineer biasanya untuk menemukan dan menyelesaikan beberapa permasalahan/isu yang muncul pada saat pembuatan perangkat lunak (Software). Secara garis besar ada beberapa isu dalam software engineering yaitu:
- Memahami konteks bisnis
- Membuat keputusan tentang kebutuhan/requirement
- Menganalisis masalah
- Mempertimbangkan beberapa solusi desain
- Menentukan bagaimana mengorganisasi kode program
- Memastikan program cukup handal dan kuat
- Menginstalasi perangkat lunak pada perangkat keras (hardware) klien
- Melatih pengguna (user) bagaimana menjalankan program
- Melakukan fiksasi terhadap kesalahan-kesalahan di atas.
Secara umum siklus dalam software engineering adalah seperti tampak pada gambar berikut ini.
Gambar 1. Siklus Umum Software Engineering [1]
Lalu kemudian pertanyaannya adalah "apa yang membuat software engineering berbeda?". Ada beberapa alasan yang mendasar dari software engineering:
- Software Engineering adalah tidak hanya tentang pemrograman (programming)
- Software Engineering adalah merupakan deal dengan konsep, tools, dan teknik untuk membantu kita dalam membuat perangkat lunak yang:
- dapat mempertemukan persyaratan (requirement) dari stakeholder
- Dikirim tepat waktu
- Sesuai dengan anggaran (budget)
Namun bagaimanapun definisi dan objectif dari Software Engineering ini bergantung pada sudut pandang (perspective). Sudut pandang ini dibagi ke dalam dua perspektif secara umum yaitu:
- Sudut pandang Analyst; dan
- Sudut pandang pengembang (developer)
Lalu bagaimana perbedaan antara keduanya?. Ikuti postingan selanjutnya.
Bersambung ...
Referensi:
[1] Prof. Dr. Riri Fitri Sari, MM, M.Sc: Kuliah Software Engineering S2. UI. 2011
(Suntingan dan/atau terjemahan tulisan Copyright (c) 2013 Mohammad Yani)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar